15 Rujukan Makanan Sumber Lemak Nabati Dan Lemak Hewani

15 Contoh Makanan Sumber Lemak Nabati dan Lemak Hewani  – Lemak terdiri dari 2 macam yaitu lemak nabati dan lemak hewani. Ketika mendengar kata lemak, pikiran kita biasanya eksklusif tertuju pada hal-hal negatif ibarat kegemukan, kolesterol dan sesuatu yang merugikan bagi kesehatan. Namun sebetulnya lemak juga mempunyai fungsi dan manfaat bagi tubuh manusia.

Lalu apa sebetulnya lemak itu? Menurut laman Wikipedia, lemak yaitu sekelompok besar molekul-molekul alam yang terdiri atas unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen mencakup asam lemak, malam, sterol, vitamin-vitamin yang larut di dalam lemak (contohnya vitamin A, D, E, dan K), monogliserida, digliserida, fosfolipid, glikolipid, terpenoid (termasuk di dalamnya getah dan steroid) dan lain-lain.

Fungsi utama lemak yaitu sebagai zat pembangun, penghasil energi, melarutkan vitamin, cadangan masakan dan pelindung tubuh. Untuk penjelasannya, akan kami buatkan artikel khusus yang membahas wacana jenis-jenis lemak dan fungsi lemak bagi tubuh.

Jenis dan Sumber Lemak

Berdasarkan komposisi kimianya, lemak dibedakan menjadi tiga, yaitu lemak sederhana, lemak adonan dan lemak asli. Berdasarkan ikatan kimianya, lemak dibagi dua menjadi lemak jenuh dan lemak tak jenuh.

Sedangkan berdasarkan sumbernya, lemak dibagi menjadi dua yaitu lemak nabati dan lemak hewani. Berikut ini aneka macam jenis masakan yang mengandung sumber lemak alami.

Sumber Lemak Nabati

1. Buah Alpukat

Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan buah berukuran sedang ini bisa berisi 22 gram lemak. Buah ini juga menyediakan 20 manfaat kesehatan penting, di antaranya meningkatkan nutrisi termasuk serat, kalium, vitamin E dan B, serta asam folat.

Selain itu, alpukat masih mempunyai banyak manfaat lain, yaitu sifat anti-inflamasi, meningkatkan perembesan nutrisi yang larut dalam lemak ibarat beta karoten dan lutein, lalu meningkatkan kandungan lemak lipid, juga menghambat dan menghancurkan sel-sel kanker mulut.

2. Kacang kenari

Kenari hanya memperlihatkan kenikmatan saat dikonsumsi, melainkan juga sumber nutrisi yang kaya lemak tak jenuh tunggal. Jenis masakan ini telah direkomendasikan untuk mereka yang mempunyai duduk perkara kardiovaskular dan bermanfaat sebagai sifat anti-kanker, imbas anti-inflamasi, serta sifat kesehatan otak. Untuk memperoleh manfaat dari kenari, Anda bisa mengonsumsinya dalam salad atau hidangan sayuran dan buah-buahan.

3. Kacang Kedelai

Kedelai mengandung banyak zat bermanfaat, ibarat sumber protein, lemak, vitamin, mineral, juga merupakan serat yang paling baik. Tak hanya itu, susunan asam amino pada kedelai paling lengkap dan seimbang dibanding kacang lainnya.

Kandungan lemak pada kedelai kondusif bagi penderita kolesterol. Kedelai mengandung lemak tidak jenuh yang terdiri dari lemak tidak jenuh tunggal dan lemak tidak jenuh ganda. Lemak pada kedelai mempunyai kegunaan mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida, yakni komponen-komponen lemak di dalam darah yang berbahaya bagi kesehatan. Lemak pada kedelai juga sanggup mencegah penyempitan pembuluh darah dan mencegah timbulnya pengerasan pembuluh darah.

4. Kacang Macadamia

Macadamia merupakan jenis flora kacang yang banyak hidup di daratan Australia. Minyak macadamia mengandung lemak baik yang bisa menurunkan kadar lemak jahat dalam tubuh. Macadamia juga mempunyai kandungan omega 3 dan vitamin E yang tinggi.

5. Tumbuhan Laut

Asam lemak omega-3 juga sanggup ditemukan pada flora maritim ibarat krill, alga, beberapa tumbuhan dan minyak kacang. Asam lemak omega-3 sanggup membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit jantung, kanker dan diabetes tipe 2.

6. Mentega Shea

Shea (Vitellaria paradoxa) yaitu jenis tumbuhan yang tumbuh di Afrika. Bijinya bisa diekstrak untuk dimabil minyaknya dan dijadikan mentega yang tinggi kandungan vitamin E dan A yang bisa berfungsi sebagai antioksidan.

7. Minyak Salvia

Terdengar absurd di Indonesia alasannya memang hanya tumbuh di daratan Meksiko dan Amerika Selatan. Memiliki bunga ibarat lavender. Karena warna dan bentuknya yang unik, salvia biasanya hanya dipakai sebagai tumbuhan hias. Namun minyak astiri yang dihasilkan dari ekstraksi salvia ternyata tinggi kandungan omega 3.

8. Minyak Biji Anggur

Minyak hasil ekstraksi biji anggur berdasarkan beberapa penelitian bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

9. Minyak Camalina

Camalina termasuk jenis sayuran ibarat kol dan brokoli. Minyak yang dihasilkan mempunyai kandungan lemak yang baik, vitamin E dan omega 3 yang tinggi. Bagus sebagai antioksidan.

10. Minyak kelapa

Minyak kelapa mengandung asam laurat, yaitu suatu asam lemak penting yang ditemukan berlimpah pada air susu ibu. Kandungan ini mempunyai imbas antivirus yang ampuh terhadap tubuh dan baik untuk tiroid, serta tidak meningkatkan kolesterol kalau dikonsumsi dalam diet kaya asam lemak esesial.

Sumber Lemak Hewani

1. Minyak ikan

Banyak manfaat dari minyak ikan alasannya adanya asam lemak omega-3 esesial, ibarat DHA dan EPA. Asam lemak esensial yang berguna dalam minyak ikan yaitu alfa-linolenat dan gamma-linolenat. Menurut the American Heat Association, omega-3 efektif dalam mengurangi kejadian penyakit kardiovaskular. Ini yaitu salah satu alasan minyak ikan dihubungkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Minyak ikan juga dikenal sebagai anti-inflamasi yang efektif dan antidepresi alami, serta melindungi dari penyakit Alzheimer dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Sementara itu, pastikan Anda memeroleh bentuk murni dari minyak ikan, artinya bebas zat merkuri dan kontaminan lainnya.

2. Ikan Laut

Beberapa jenis ikan mengandung lemak yang sangat baik bagi kesehatan. Salmon, sarden, herring, makarel dan tuna yaitu jenis ikan yang mengandung asam lemak omega-3. Lemak pada ikan sangat diperlukan untuk membantu pertumbuhan, perkembangan fungsi otak, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

3. Daging

Daging merupakan masakan yang kaya akan sumber lemak. Daging sapi dianggap pilihan yang paling terkenal dari semua daging merah. Daging sapi tanpa lemak mengandung 60 persen dari nilai kecukupan harian untuk protein hanya dalam 100 gram. Namun, daging sapi mengandung lemak jenuh yang tinggi dan dianggap meningkatkan risiko kanker.

4. Telur

Selama ini telur dikenal sebagai sumber protein. Nyatanya, selain mengandung protein, telur juga mengandung banyak lemak. Bagian telur yang mengandung protein yaitu bab putih telurnya, sedangkan yang mengandung lemak yaitu kuning telur.

5. Susu

Komposisi susu diantaranya terdiri atas air, materi kering, lemak, materi kering tanpa lemak, protein, dan laktosa. Susu sapi mempunyai kadar lemak 3,1%, protein 2,8%, materi kering 11,2%, materi kering tanpa lemak 8,1%. Sedangkan komposisi susu kambing terdiri atas kadar lemak 6,34%, protein 4,97%, materi kering 15,32%, materi kering tanpa lemak 8,97%. Berdasarkan hasil komposisi tersebut, sanggup disimpulkan bahwa materi kering, kadar lemak, dan protein susu kambing lebih tinggi dari pada susu sapi.

Demikianlah beberapa jenis sumber lemak nabati dan lemak hewani yang bisa dikonsumsi dalam enu sehari-hari. Tapi ingat, konsumsi lemak berlebihan sanggup berakibat jelek bagi kesehatan Anda. Umumnya kebutuhan lemak tubuh berkisar antara 0,5-1 gram lemak per 1kg berat tubuh per hari.