4 Syarat yang Wajib Dipenuhi Oleh Investor Saat Melakukan Pendanaan di Platform Peer to Peer Lending

4 Syarat yang Wajib Dipenuhi Oleh Investor Saat Melakukan Pendanaan di Platform Peer to Peer Lending

Akhir-ahkir ini banyak Kita dengar istilah peer to peer lending. Apa itu peer to peer lending? P2P Lending adalah sebuah media penyedia jasa, dimana peminjam akan dipertemukan langsung oleh pemberi dana. Perusahaan yang menyediakan jasa P2P lending disini hanya berperan sebagai perantara pertemuan antara keduanya hingga terjadi sebuah kesepakatan pinjaman.

Pada kegiatan P2P lending saat ini lebih banyak dilakukan secara online dan lebih sederhana dari tahapan peminjaman uang pada bank maupun koperasi. Adapun tujuan dari kegiatan P2P ini adalah sebagai jembatan antara pihak yang memiliki dana kepada pihak yang sedang membutuhkan dana tanpa perlu melalui tahapan yang menyulitkan keduanya.

Syarat Menjadi Pendana dalam Peer to Peer Lending

Bila Anda ingin menjadi pendana dalam peer to peer lending ada beberapa persyaratan yang harus Anda miliki. Sebagai salah satu bentuk investasi, ternyata persyaratan pendana dalam sistem ini tidak sulit bahkan terbilang bisa dilakukan oleh siapa saja. Selain persyaratan yang mudah, investasi dalam P2P lending ini juga sangat menguntungkan untuk kedua belah pihak yaitu pendana dan penerima dana itu sendiri.

1.Berkewarganegaraan Indonesia

Salah satu syarat yang paling mutlak dalam menjadi pendana pada P2P lending ini adalah Anda haru berkewarganegaraan Indonesia atau WNI. Ini dikarenakan kebanyakan sistem P2P yang ada di Indonesia hanya berbasis nasional saja sehingga mempermudah dan juga memaksimalkan kinerjanya. Bukan hanya pendana, peminjam dana juga harus Warga Negara Indonesia.

2.Usia Minimal 21 Tahun

Syarat selanjutnya adalah usia minimal pendana yakni 21 tahun. Meskipun Anda telah memiliki pekerjaan atau pemasukan di usia 18 tahun, jika Anda ingin menjadi pendana dalam P2P lending maka usia Anda harus mencapai 21 tahun. Usia ini dianggap sebagai usia dewasa dan sudah bisa lepas dari ikatan atau pembiayaan orang tua dan kebanyakan di usia ini orang sudah memiliki pekerjaan sendiri.

3.Memiliki Pekerjaan

Tentu saja Anda harus memiliki pekerjaan atau minimal usaha ketika Anda ingin menjadi seorang pendana. Jika Anda tidak memiliki penghasilan maka akan dipertanyakan darimana Anda mendapatkan modal sebagai pendanaan investasi P2P lending ini. Meskipun sistem ini online, namun Anda diwajibkan memiliki pekerjaan nyata yang memberikan Anda penghasilan setiap bulannya.

4.Sumber Pendapatan yang Jelas

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda harus memiliki sumber pendapatan yang pasti yaitu bisa bersumber dari pekerjaan tetap maupun usaha. Ini karena ada sejumlah uang yang akan Anda pinjamkan pada peminjam yang akan menjadi investasi Anda.

Salah satu platform Peer to Peer terbaik yang diminati oleh para pendana dan juga peminjam adalah Amartha. Dimana pada perusahaan Peer to Peer Lending adalah tidak hanya pinjaman yang diberikan pada pihak yang membutuhkan namun juga terdapat sosialisasi serta dukungan-dukungan sosial seperti dukungan terhadap pengetahuan bisnis serta kesehatan dan juga sanitasi lingkungan sekitar.