Berkendara Memakai Gps Dikenakan Denda 750 Ribu Atau Kurungan 3 Bulan Penjara

Saat tak tahu arah jalan, global positioning system (GPS) menjadi penolong dari pada tersesat dan kebingungan. Namun, sekarang itu tidak sanggup lagi dilakukan karena peraturan gres yang melarang penggunaan GPS. Ya bung, pengendara yang kepergok memakai GPS didenda sebesar 750 ribu dan juga kurungan pidana selama tiga bulan.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi menyatakan jikalau larangan penggunaan GPS sudah sesuai dengan hukum yang berlaku. Hal tersebut telah diatur di pasal 160 ayat 1 dan pasal 284 undang-undangn nomor 22 tahun 2009. Penindakan dilakukan oleh petugas yang ada di lapangan. Ke depannya penindakan akan diintegrasikan lewat sistem tilang elektronik memakai kamera CCTV.

Pemakaian GPS ketika berkendara berpotensi berpangaruh kepada konsentrasi pengemudi yang dikhawatirkan menjadi keceleakaan kemudian lintas. Meskipun demikian, Herman mengaku penggunaan GPS tetap diperbolehkan asal tidak dipakai pengemudi tengah berkendara.

“Jika beliau mengoperasikan GPS di ponselnya atau yang ditempelkan dalam keadaan kendaraan menepi di pinggir jalan, itu boleh. Yang terperinci ditindak yaitu yang mengoperasikannya ketika jalan apalagi di jalur cepat, alasannya yaitu niscaya akan mengganggu konsentrasi,” kata dia.

Dengan memberlakukan hukum ini, Herman mengharapkan tidak ada lagi kecelakaan fatal yang berakibat pada pengemudi yang hilangnya konsentrasi alasannya yaitu fokus membaca GPS.

Karena hukum ini bekerjsama bertujuan melindungi kepentingan umum yang lebih luas akhir sikap pengemudi yang konsentrasinya terganggu alasannya yaitu menjalankan dua aktivitas,” ujar Herman menambahkan.