Petani Wanita Di Rusia Tewas Mengenaskan Dimakan Babi

Siapa yang menduga pada mulanya jika seorang petani wanita di Rusia dimakan hidup-hidup oleh Babi, sehabis mengalami kejang di sangkar mereka. Dilansir dari The Independent, wanita berusia 56 tahun yang bekerja sebagai petani tersebut menderita epilepsi sehabis memberi makan hewan-hewan tersebut menyerupai dilaporkan media pemerintah Rusia.

Luka-luka mengenaskan yang diduga berasal dari sebuah gigitan, terjadi di wajah, indera pendengaran dan pundak. Perempuan tersebut meninggal alasannya kehabisan darah. Sang suami menemukan istrinya di sebuah desa distrik Malopurginsky di Udmurtia, Rusia Barat. Sang suami pergi tidur lebih awal karena merasa tidak lezat badan, sehabis terbangun ia tidak menemukan istrinya di hari berikutnya.

Newstes sebuah situs isu yang berbasis di Moskow, tidak menyebutkan berapa jumlah babi yang berada di kandang. Para pejatab telah meluncurkan penyelidikan atas kejadian itu. Seorang petani yang tewas di makan babi ini bukan kejadian pertama kali. Pada tahun 2012 lalu, seorang pria di negara belahan Oregon, AS, dimakan Babi ternaknya pada tahun 2012.