Sanjungan Diberikan Duta Besar Eropa Kepada Mrt Yang Akan Beroperasi

Mass Rapid Transportai atau MRT sebentarnya lagi akan turun ke jalan operasi. Sebelum meluncur menjadi moda transportasi publik,  telah dijajal terlebih dahulu oleh Rombongan Duta Besar dari Negara Uni Eropa dengan mencoba fase I dari Bundaran HI menuju lebak bulus.

MRT Jakarta sangat bersih, moderen, dan sangat sejuk. Saya sangat menantikan ketika MRT dibuka untuk umum final Maret nanti,” ujar Duta Besar Uni Eropa, Vincent Guerend.

Ia sendiri terlihat sangat atusias dalam mencoba kereta MRT dan ditemani oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha, Ghamal Peris, Vincent berkeliling dari satu gebong ke gerbong lainnya. Ia fokus menjajal kemudahan semacam dingklik dan pegangan kereta. Vincent pun menyampaikan mengapa kemudahan MRT Jakarta jauh lebih modern jika dibandingan dengan yang berada di Eropa.

“Moda transportasi macam MRT di Eropa sudah ada semenjak 100 tahun kemudian sehingga teknologinya belum begitu terbaharui. Di sini sangat modern, terliha dari Ac-nya, peronnya, ini menjadi yang terbaik. Selamat buat Jakarta,” imbuhnya.

Pengerjaan proyek MRT Jakarta Fase I telah mencapai 98,5 persen. Untuk proyek pengerjaan jalur melayang telah mencapai 98,43 persen dan untuk bawah tanah tengah mencapai 98,74 persen. Alhasil pengerjaanya sudah hampir rampung 100 persen. Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim juga menjelaskan pengerjaan bab dalam stasiun juga hampir selesan dengan tengah melaksanakan perapihan arsitektur.

Menurut Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) William Sabandar memastikan kereta MRT atau Ratangga bakal dibuka secara komersil antara tanggal 24 – 31 Maret 2019.