Inilah Pentingnya Cek Harga Mobil Pasaran dan Kualitas Mesin Sebelum Membeli Mobil Bekas

Inilah Pentingnya Cek Harga Mobil Pasaran dan Kualitas Mesin Sebelum Membeli Mobil Bekas

Mobil sekarang ini semakin dibutuhkan masyarakat apalagi bagi mereka yang sudah memiliki keluarga. Dengan bepergian menggunakan mobil, Anda dan keluarga akan terlindungi dari panas sinar matahari sekaligus dinginnya air hujan. Ada banyak jenis mobil yang beredar di masyarakat dari tahun ke tahun. Semakin banyak jenis mobil baru yang dibuat oleh produsen semakin banyak juga mobil lama yang dijual oleh pemiliknya untuk membeli mobil baru. Mobil lama ini kemudian akan dilirik oleh mereka yang ingin memiliki mobil dengan harga yang lebih terjangkau. Jika Anda salah satunya, maka sebelum membeli atau memilih mobil bekas, cek harga mobil  pasaran terlebih dahulu agar mengetahui range harga mobil second sesuai dengan merek, seri dan tahun pembuatannya.

Harga mobil second memang tak memiliki patokan resmi seperti pada mobil baru. Namun ada harga pasaran yang tercipta dari harga jual yang dibuat oleh mereka pemilik mobil-mobil lama yang akan dijual. Kisaran harga jual akan menjadi harga pasaran untuk seri mobil tertentu dengan tahun pembuatan tertentu dan memiliki kondisi normal dan layak jalan. Jika mobil lebih tua dari patokan tersebut maka harga jual sewajarnya menjadi lebih murah begitu juga sebaliknya. Namun hal tersebut tidak mengikat karena kondisi mobil second dan mesinnya tetap menjadi faktor penentu harga yang utama.

Jika Anda sudah mengetahui harga pasaran untuk merek dan seri mobil tertentu, Anda akan mudah melakukan tawar menawar. Untuk mobil yang memiliki cacat di bagian body, Anda bisa mengurangi harganya dari harga pasaran. Namun sebaliknya, jika mobil terlihat sangat terawat dan sudah dilakukan modifikasi yang positif, Anda jangan ragu untuk membelinya dengan harga yang lebih tinggi.

Manfaat melakukan cek harga mobil yang lain yaitu untuk bisa membandingkannya dengan mobil merek lain. Setiap mobil memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri yang bisa Anda pergunakan untuk memilih mana mobil yang akan dibeli. Harga mobil juga harus disesuaikan dengan kondisi keuangan apalagi jika Anda ingin membelinya secara cash. Dengan nominal yang Anda miliki, usahakan Anda sudah bisa membeli mobil sesuai kebutuhan misalnya mobil untuk mengangkut banyak orang, mobil niaga atau mobil dengan mesin kuat dari diesel.

Harga mobil second juga penting untuk diketahui jika Anda ingin membelinya secara kredit. Dengan mengetahui pasaran harga mobil yang Anda inginkan, Anda bisa bersiap-siap dengan menghitung kebutuhan uang muka dan nominal angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya. Namun perhitungan angsuran juga bisa berubah-ubah tergantung dari perusahaan leasing yang Anda gunakan. Anda bisa memilih dua atau tiga pilihan mobil yang memiliki harga pasaran sesuai dengan kemampuan Anda membayarnya untuk dicari di berbagai showroom mobil bekas.

Selain cek harga mobil pasaran, Anda juga tak boleh lupa mengecek kondisi mobil terutama bagian mesinnya. Jangan sampai Anda memilih mobil second murah namun memiliki masalah mesin. Lakukan test drive di medan jalan tanjakan ataupun turunan untuk mengetahui kondisinya. Cek juga kondisi ban dan rem karena jika bermasalah, Anda harus mengeluarkan uang ekstra lagi untuk mengganti dengan yang baru. Agar Anda mendapatkan mobil second dengan harga yang lebih terjangkau, Anda bisa mencari di iklan jual beli barang second dimana pemilik mobil langsung yang menawarkan sehingga tak ada biaya jasa perantara yang harus Anda keluarkan.

Apakah Perlu Motor Listrik Bersuara ?

Kendaraan listrik di Indonesia diyakini akan menjadi pasar gres di masa mendatang. Seiring dengan tren global yang sedang berkembang. Namun kita tidak ingin berbicara ihwal motor listrik dari segi tren dan kapan akan masuk ke Indonesia, melainkan ihwal kecepatan dan bunyi dari si kendaraan yang hanya perlu di cas ibarat smartphone.

Kecepatan dari motor listrik sangat cepat alasannya mempunyai tenaga yang besar dan tidak adanya bunyi tentu akan menyebabkan ancaman di masyarakat sekitar nantinya. Dengan tenaga yang besar otomatis ada dorongan untuk pengendara untuk berakselerasi di jalan, kan? terkait dengan hal ini, Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjeln Pol Chryshnanda Dwilaksono mengatakan, apabila batas kecepatan dan juga bunyi dari kendaraan listrik harus diperhatikan demi keamanan dan keselamatan.

“Saat membahas keselamatan maupun kelancaran maka kecepatan kembali menjadi basis fatwa untuk mengatasi perlambatan maupun pencegahan untuk menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan dan meningkatkan kualitas keselamatan,” ujar Chryshnanda dilansir dari Kompas.

Menurutnya hal yang harus terpenuhi dalam pengoprasian kendaraan listrik yaitu ihwal kesenyapan kendaraan listrik, yang mana menjadi duduk perkara gres di jalan. Bisa saja ada pejalan kaki yang tertabrak oleh kendaraan listrik alasannya tidak mendengar ada kendaraan di sekitarnya.

Karena sangat senyap jadi tidak safety, apalagi untuk pejalan kaki tidak terdengar ada kendaraan datang. Maka dari itu, ada hukum regulasi yang dikeluarkan juga oleh PBB, di mana ada bunyi minimalnya,” kata dia