Ulah Buang Air Seni Di Bak Renang, Sanggup Menjadikan Iritasi Hingga Gangguan Pernapasan

Terkadang ada saja kelakuan tak terpuji seseorang ketika memanfaatkan akomodasi umum menyerupai buang air kecil di bak renang umum.  Ternyata hal ini bukan dilema sepele bung, sehabis para peneliti dari Kanada melaksanakan sebuah penelitian guna mengetahui berapa banyak kandungan urine yang terkandung dalam bak renang. Para peneliti memanfaatkan suplemen buatan yang disebut acesulfame pottasium (ACE) yang terkandung dalam bermacam-macam produk makanan.

Satu bak menampung 110.000 galon air atau sekitar 416.395 liter air dan satu bak renang lainnya menampung 220.000 galon air atau sekitar 832.790 liter air. Hasilnya cukup mengagetkan, para peneliti menemukan rata-rata jumlah urine adalam bak renang sebanyak 7,92 galon atau setara 30 liter pada bak renang kecil. Urine sendiri mengandung senyawa nitrogen semacam urea, amoniak, asam amino dan kreatinin. Senyawa tersebut bisa bereaksi disinfektan menyerupai kaporit dan menjadikan dilema kesehatan.

Diketahui sebuah penelitian pada 2014 dalam jurnal Enviromental Science & Technology mengungkapkan jikalau gabungan antara klorin dan urine sanggup menghasilkan senyawa bernama  cyanogen klorida. Senyawa tersebut tergolong beracun dan sanggup merusak organ badan menyerupai paru-paru, jantung  dan sistem saraf pusat.

Selain itu kombinasi berbahaya terjadi antara kaporit dan urine yang berisiko menjadikan iritasi mata dan gangguan pernapasan apalagi pada orang yang mengidap penyaki asma. Agar isiko tersebut tak terjadi maka dianjurkan bung menggunakan kacamata renang ketika berenang.